Home > Thought > SEBUAH LANGKAH SEDERHANA

SEBUAH LANGKAH SEDERHANA

Empat tahun lalu, aku sedang menunggu sebuah bus bertemankan tas jinjing besar yang berat sekali. Aku menunggu di halte di sebuah kota. Ya sebuah kota kecil asing yang aku tak kenal satupun penduduknya, yang tak aku kenal seluk beluk jalannya, yang tak aku kenal budaya aslinya, bahkan bahasanya pun aku tak paham.

Karena, aku memang sengaja di tempatkan di sebuah kota kecil di negeri kincir angin. Dan buspun tiba.. Aku kewalahan mengangkat barang bawaan-ku. Tetapi, seorang pria bule’ dengan spontan mengangkat tas itu ke bus dan memberikan senyum selamat datang..

Aneh, bangsa yang terkenal dengan individualism ini ternyata memiliki budaya tolong menolong yang mengagumkan, walau mereka tak kenal sama sekali dengan orang yang ditolong..

Dua tahun berikutnya..atau sekitar dua tahun yang lalu..

Aku pergi dengan seorang teman dari bandung menuju Jakarta dengan menggunakan kereta api. Di terminal gambir, ada sebuah keluarga dengan tiga anak beserta sejumlah barang yang banyak sekali.

Kejadian di bus dua tahun lalu masih saja membekas padaku.. Lalu, akupun dengan spontan membantu keluarga itu, mudah2an meringankan beban mereka. Dan temanku terdiam, tidak membantu, begitu juga dengan orang2 di sekitarnya, mungkin karena dia lelah, atau mereka masih terlalu pusing dengan urusan mereka sendiri..

Malamnya, orang tua temanku menelpon orang tua-ku dan berkata bahwa: “AKU DIHIPNOTIS WAKTU ITU”

Aku merasa malu..

Katanya kita bangsa timur, tapi kenapa perbuatan seperti itu dianggap aneh?

Mengapa orang2 di negeri ini menolong orang lain dengan berharap balasan?

Aku malu..

Mengapa orang2 di negeri ini menebar kasih karena sebuah alasan?

Aku malu..

Dan yang membuat aku lebih malu adalah sikap spontan menolong itu terkikis secara perlahan dari diriku, karena lingkungan yang telah terlanjur rusak.. Andai lingkungan indah itu bisa kuperoleh kembali

Maaf, mungkin kepribadian kami belum cukup kuat, tapi yakinlah suatu saat Allooh pasti memberikan hidayahNya..

Categories: Thought Tags: , ,
  1. lissaa..
    March 13, 2009 at 3:09 pm

    emang bner2 kehipnotis waktu tue van? atau cm perkiraan “mereka” aja?

    • March 14, 2009 at 10:04 am

      beuh…ya nggak lah..sadar seratus persen itu..
      orang2 aja yang nganggap tindakan membantu orang gak dikenal itu aneh…heu heu heu..lingkungan yang aneh..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: