Home > Thought > KAMAR MANDI-SHOPPING-NIKAH?

KAMAR MANDI-SHOPPING-NIKAH?

Wuih..Beberapa hari yang lalu, hampir aja aku jatuh di kamar mandi. Seram kali ah…

Untung aja masih cukup sigap. Jadi, rawatlah kamar mandi anda secara rutin. Memang sih..musim2 UTS dan praktikum ini membuat pola hidup agak berantakan. But, this is the way.. Sebisa mungkin sempatkan, atau paling nggak KERINGKAN LANTAI-nya.

Sediakan handuk khusus untuk mengeringkan lantai kamar mandi anda. Cara ini cukup effisien bagi anda-anda yang sedang hectic. Masalah wewangian, ya beli pewangi-lah…hahahaha..Gitu aja kok repot..

Sejak awal 2009 kemaren, atau sebelum itu ya mungkin..ada aja yang nanya Kapan nikah?..Ngejek aja orang itu mentang-mentang makan kentang..*loh?

Klo, diitung-itung udah ada 30-an orang yang nanya kek gitu..Jadi, daripada capek2 menjawabnya mending ditulis diblog aja..skalian promosi blog…hahaha

Balik lagi..

Trus, pas aku tanya balik, “Kenapa nanya gitu?”.

Orang I menjawab : “Abis muka kau dah pantas..”

(What?..dasar…ngejek aja orang ini..mentang-mentang muka tak seberapa..kelen hina2 ya..)

Orang II menjawab : “Ku kira kau homo, abis kau gak pernah becewek..”

(Wah..ini yang paling parah..gak bisa ngomong aku ngeliat cara pikir orang2 ini..)

Orang III menjawab : “Abis dari dulu kau selektif kali, jadi kukira..”

(Waduh..yang mau di seleksi itu yang mana buoy..yang aneh lah kau ini..)

Aneh-anehlah pokoknya prasangka orang..

Sebenarnya hal yang begini gak semudah berkata : “Neng, nikah yu’..Saya teh cinta banget..serius ini..apapun akan aa’ korbankan”…*halah emang hidup di dunia cuma sampai di situ. Ini mah cuma orang-orang yang kebelet kawin namanya…

Itu banyak kambing nganggur…hahaha..*maaf

Beberapa hari yang lalu ada temen (nama dirahasiakan) yang ngelamar seorang cewek. Trus, sekarang dia jadi galau gak jelas gitu. Kenapa? Karena dia sadar, bahwa waktu itu dia cuma mengutamakan perasaan saja “Pokoknya dia pengen serius, masalah nanti pasti dimudahkan Allooh selama niatnya ibadah”

Nah, setelah berfikir dengan kepala dingin (bukan karena direndam air es ya…hehe)..Akhirnya, dia sadar setelah ngobrol-ngobrol bahwa setiap keputusan yang diambil itu harus ada persiapan dan. pertimbangan yang matang. Yah, bentuknya sih beda-beda tergantung tipe orangnya. Dan semuanya benar, karena itu hanya masalah cara saja..

Persiapannya itu macam-macam, tapi yang paling utama itu iman. Kan manusia itu diciptakan untuk mengabdi pada Allooh dan menjadi kalifah di muka bumi. Hal-hal ini harus benar-benar dipahami dulu. Langkah-langkahnya harus direncanakan dengan matang.

Kalau kita elaborasi (ciiee…bahasanya), persiapan itu bisa dipilah menjadi beberapa tindakan detail. Misalnya, ibadah-ibadah wajib (klo bisa sunnah juga) harus dilaksanakan secara rutin, yah paling nggak, ada niat dan dilatih terus menerus. Kenapa? Karena secara nggak langsung akan memperbaiki karakter manusia. Misalnya sholat, disitu terkandung masalah disiplin waktu, kesabaran, keikhlasan, dll. Saya yakin banyak yang lebih paham mengenai hal ini. Khusus tentang keikhlasan ini, sebenarnya maknanya dalam dan ilmu ikhlas ini susah. Tp, klo udah dikuasai, rasanya enak..Saya sendiri juga blom sampai ke titik itu.

Trus apalagi? Lalu, kami (saya dan teman2) mulai berandai-andai. Klo aja tiba2 istrimu lumpuh, atau cacat atau pokoknya musibah yang nggak diinginkan gmana? tanya temanku. Setelah cerita panjang lebar kali tinggi..*lah?

Akhirnya,jawabannya ketemu. Kira2 bisa nggak mencintai seseorang bukan dari segala hal yang fana (missal fisik, harta, latar belakang dll), tetapi karena sesuatu yang kekal, yakni Allooh. Ya, cintai seseorang karena Allooh..Ini gak gampangloh..

Berikutnya apa? Lah, bukannya ketika jadi suami..kita pasti punya tanggung jawab baru. Iya, kan ada kewajiban suami secara lahir dan batin. Ini juga harus dipersiapkan..misalnya harus jago ngegombal juga.

Percaya atau nggak percaya, walaupun katanya laki2 penggombal itu buaya, tetap aja perempuan suka digombal. Hahaha…Perempuan memang kompleks.. Yah, klo ngegombal sebelum nikah sih gak tepat juga. Tp, klo udah nikah, harus jago, tp dengan tujuan untuk menyenangkan hatinya.

Wah..gawat…aku nggak bisa nih..Ada referensi kumpulan gombalan gak? Wkwkwkwk..

Kewajiban lainnya itu, yah harus cukup siap untuk menafkahi keluarga. Klo saya pribadi, menafsirkannya, nafkah itu harus dari keringat sendiri. Gak bisa dengan bantuan dari orang tua. Jujur bingung juga sih sebenarnya, apakah opini ini terkesan angkuh. Tapi, secara psikologis sudut pandang ini justru membantu kita untuk berusaha lebih. Maksudnya, jangan terlalu banyak berharap bantuan orang. Sebisa mungkin, kitalah yang membantu orang. Begichu….

Hmm…dengan kesiapan untuk menafkahi juga merupakan salah satu wujud dari keseriusan. Biar bagaimanapun ‘anak gadis orang’ harus terjamin dong lahir batin-nya. Gawat nanti..bisa..bisa…dikejar2 bapaknya pake’ golok pula..hahaha…

Jadi, semua persiapan yang dilakukan itu merupakan usaha kita untuk meningkatkan kualitas diri di mata Allooh. Hasilnya tergantung Allooh maunya gimana…hehe.. Gitu aja kok repot…

Susahkan?..Aku aja pusing..susah kali lah hidup ini..

Jadi, nggak usah dibikin rumit lagi…

Baek2 aja..pedomani aja qur’an dan hadits..pasti kita akan mendapatkan satu kalimat :

“Indah pada waktunya”..(Doorprize..buoy…..hahaha)

Bismillah..

Categories: Thought Tags: , ,
  1. u'r friend
    May 9, 2009 at 5:59 am

    subhanalloh…
    keep istiqomah ya van,,
    apa yang Qt pikirin blum tentu itu yang terbaik bwt Qt..masih ada Alloh dengan ketentuanNya yang tak terhingga…
    sama kayak masalah jodoh n nikah, tidak segampang membalikkan telapak tangan. apalagi bwt para ikhwan…(inget loh, cinta ja gak cukup…harus n kudu wajib punya ma’isyah!!!)
    akhwat tu emang kompleks n justru itu yang buat gak sebarangan ikhwan bisa ngedapetin seorang akhwat soleha (cie…) harus soleh dulu biar balance sheet (duh, sory ya…koq jadi bahas akuntansi ya???) yah, sesuai ama ketentuan Alloh (QS An-Nur 26) maap ya, kayak ahli tafsir aja..hanya berbagi koq.
    ok, pren…see u
    oya. tulisan2 antum jayyid jiddan

    • June 5, 2009 at 7:32 am

      haha.. makasih atas masukannya.. =)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: