Home > Academic & Technology > Kendali Optimal Penyimpanan Energi Baterai untuk Penyaluran Sumber Daya Angin (Bag. II)

Kendali Optimal Penyimpanan Energi Baterai untuk Penyaluran Sumber Daya Angin (Bag. II)

Posted by : Risvan Dirza

Kemarin malam, saya berharap kondisi hari ini akan mendukung untuk melanjutkan tulisan di artikel “Kendali Optimal Penyimpanan Energi Baterai untuk Penyaluran Sumber Daya Angin (Bag. I)”. Bukan hanya tidak sempat menuliskan bahkan saya hutang 7 slot (3.5 jam) waktu karena beberapa hal. Besok, tampaknya harus berangkat pagi untuk menutup hutang tersebut.

Baiklah, berhubung slot baca paper hari ini satu jam dan kebetulan di kereta api tadi pagi sempat iseng-iseng baca paper, maka selagi masih fresh saya coba menuliskan sedikit yang saya dapatkan.

*Beberapa informasi tambahan :

– PLT Angin juga disebut Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

– Parameter apakah suatu daerah layak disebut sebagai daerah berpotensi sumber daya angin adalah kecepatan angin ( minimal cut off 7 m/s-yang umum ) , density, debit, dan selang waktu aliran. (untuk sementara ini data detail belum diperoleh )

Kemajuan teknologi sudah memungkinkan untuk menggunakan energi yang tersimpan untuk memanfaatkan energi angin yang berselang (intermittent). Dengan kombinasi antara penyimpanan energi dan sumber daya angin ini, maka kondisi ini akan meningkatkan ketersediaan daya, dan meningkatkan penggunaan energi hasil sumber daya angin pada grid tanpa resiko pada stabilitas tegangan, serta beberapa keuntungan tambahan seperti meningkatkan power factor control dan mengurangi losses.

BESS disambungkan pada sistem di titik kopling yang ditentukan, sehingga BESS dapat di-charge atau di-discharge melalui sebuah power converter untuk men-smooth-kan daya keluaran yang masuk ke sistem selanjutnya.

Untuk menentukan kebutuhan BESS pada pengiriman per jam-nya, kita pertimbangkan bahwa keluaran daya angin untuk jam berikutnya dapat diperkirakan dengan kesalahan absolute rata-rata 10% dari kapasitas rate-nya. Oleh karena itu, BESS harus dapat mengkompensasi perbedaan antara Level Daya Pengiriman (PSet) dan Level Daya Keluaran (PWind).

Pada kondisi tidak ideal, BESS memiliki batasan-batasan yang harus diperhatikan, yaitu :

1. Status Penge-Charge-an (State of Charge, selanjutnya disingkat SOC)

SOC adalah persentase kapasitas baterai dari kapasitas maksimumnya. Dengan membandingkan energi yang terkandung di dalam baterai dengan energi ketika baterai masih baru, kita dapat memperkirakan berapa lama baterai ini perlu di charge ulang. Karena overcharge itu berdampak buruk maka SOC baterai harus tetap dijaga pada batasnya (30%-100%) dan perlu ditentukan secara akurat dengan menggunakan controller.

Pada paper ini digunakan third-order model yang mampu merepresentasikan karakter baterai yang di-discharge/charge secara akurat sebagai berikut :

*Artikel ini akan diupdate

Em, R1, C1, dan R2 dimodelkan sebagai dynamics dari baterai charge/discharge. Sedangkan, Rp dan Ep dianggap sebagai self-discharge. Lalu, Ro sebagai resistansi overcharge.

2. Kedalaman Discharge (Deep of Discharge, DOD)

Jika penggunaan baterai sampai fully discharge, maka akan menimbulkan kerusakan pada sel-sel kimia yang berakhir pada kerusakan total pada baterai. Dengan demikian, untuk meningkatkan siklus hidup baterai dan melindungi baterai dari kerusakan total, maka sebuah batasan perlu ditentukan pada arus discharge maksimum baterai

Baiklah, berhubung slot waktu untuk mengulas paper sudah melewati batasnya, maka saya sudahi dulu artikel ini. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar sehingga ulasan ini dapat dilanjutkan.

Mohon doanya.

Wassalam

RvD

Kendali Optimal Penyimpanan Energi Baterai untuk Penyaluran Sumber Daya Angin (Bag. I)

Categories: Academic & Technology

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: